Home | Posts RSS | Comments RSS | Login

Peran Oran Tua dan Teman

Selasa, 15 September 2009
Lagi lagi curhatan q,aduh aduh hehehehe, , ,nama nya blog q serah q donk ^_^

mau bahas perang orang tua ma sahabat,,kira kira lbh dekat yang mana ibu,bpk ato sahabat karib, ,,,????

Sudahkah Kita Berbakti Pada Orang Tua?

Alloh yang Maha Bijaksana telah mewajibkan setiap anak untuk berbakti kepada orang tuanya. Bahkan perintah untuk berbuat baik kepada orang tua dalam Al Qur’an digandengkan dengan perintah untuk bertauhid sebagaimana firman-Nya, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.’” (Al Isro’: 23)

Arti Penting dan Kedudukan Berbakti Pada Orang Tua

Berbakti kepada kedua orang tua merupakan salah satu amal sholih yang mulia bahkan disebutkan berkali-kali dalam Al Quran tentang keutamaan berbakti pada orang tua. Alloh Ta’ala berfirman: “Sembahlah Alloh dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak.” (An Nisa: 36). Di dalam ayat ini perintah berbakti kepada dua orang tua disandingkan dengan amal yang paling utama yaitu tauhid, maka ini menunjukkan bahwa amal ini pun sangat utama di sisi Alloh ‘Azza wa Jalla. Begitu besarnya martabat mereka dipandang dari kacamata syari’at. Nabi mengutamakan bakti mereka atas jihad fi sabilillah, Ibnu Mas’ud berkata: “Aku pernah bertanya kepada Rosululloh, ‘Amalan apakah yang paling dicintai Alloh?’ Beliau menjawab, ‘mendirikan sholat pada waktunya,’ Aku bertanya kembali, ‘Kemudian apa?’ Jawab Beliau, ‘berbakti kepada orang tua,’ lanjut Beliau. Aku bertanya lagi, ‘Kemudian?’ Beliau menjawab, ‘Jihad di jalan Alloh.’” (HR. Al Bukhori no. 5970). Demikian agungnya kedudukan berbakti pada orang tua, bahkan di atas jihad fi sabililllah, padahal jihad memiliki keutamaan yang sangat besar pula.

Ancaman Durhaka Kepada Orang Tua

Wahai saudaraku, Rosululloh menghubungkan kedurhakaan kepada kedua orang tua dengan berbuat syirik kepada Alloh. Dalam hadits Abi Bakrah, beliau bersabda: “Maukah kalian aku beritahukan dosa yang paling besar ?” para sahabat menjawab, “Tentu.” Nabi bersabda, “(Yaitu) berbuat syirik, duraka kepada kedua orang tua.” (HR. Al Bukhori)

Membuat menangis orang tua juga terhitung sebagaa perbuatan durhaka, tangisan mereka berarti terkoyaknya hati, oleh polah tingkah sang anak. Ibnu ‘Umar menegaskan: “Tangisan kedua orang tua termasuk kedurhakaan yang besar.” (HR. Bukhari, Adabul Mufrod hlm 31. Lihat Silsilah Al Ahaadits Ash Shohihah karya Al Imam Al Albani, 2.898)

Alloh pun menegaskan dalam surat Al Isro’ bahwa perkataan “uh” atau “ah” terhadap orang tua saja dilarang apalagi yang lebih dari itu. Dalam ayat itu pula dijelaskan perintah untuk berbuat baik pada orang tua.

Sekarang kita ketahui bersama apa arti penting dan keutamaan berbakti pada orang tua. Kita ingat kembali, betapa sering kita membuat marah dan menangisnya orang tua? Betapa sering kita tidak melaksanakan perintahnya? Memang tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Alloh, akan tetapi bagaimana sikap kita dalam menolak itupun harus dengan cara yang baik tidak serampangan. Bersegeralah kita meminta maaf pada keduanya, ridho Alloh tergantung pada ridho kedua orangtua.

segitu mulianya derajat orang tua di hadapan-Nya, , ,apa masih ingin berbuat dosa kepada Orang yg telah melahirkan kita di dunia ini??


PERAN SAHABAT

Mengapa setiap langkah yang kamu kerjakan selalu tidak mendapatkan respon yang baik dari atasan. Lalu, mengapa atasan kamu cenderung tidak menyukai segala hal yang kamu perbuat. Tentu perasaan bersalah turut menghinggapi isi kepala, bahkan dapat membuat kamu terhanyut dalam rasa bersalah yang berkepanjangan. Akibatnya prestasi pun menurun drastis. Tak ayal, atasan selalu berkomentar miring terhadap bentuk apapun yang kamu lakukan.

Ada beberapa alasan mengapa semua itu terjadi pada kamu. Mungkin ada hal yang luput dari perhatian yang tidak disadari dengan seksama. Atau mungkin kamu tidak merasa memiliki kesalahan terhadap prestasi yang kian menurun. Atau mungkin juga atasan telah memendam kekecewaan yang begitu besar lantaran prestasi tidak kunjung datang pada kamu.

Dalam keraguan itulah, sebaiknya kamu membutuhkan figur sahabat yang setia menemani kamu dalam keadaan senang maupun depresi seperti sekarang. Arti sahabat disini, jelas dapat membantu kamu ketika persoalan semacam ini menyeruak dalam kehidupan pribadi.

Dengan sahabat, kamu dapat menceritakan segala macam hal mengenai permasalahan yang sedang dihadapi. Dengan mengisahkannya, perasaan bersalah lambat laun sirna seiring masukan dan saran yang diberikan oleh sang sahabat. Serumit apapun, ceritakanlah kepada orang terdekat kamu.

Misalnya, sahabat menyarankan kamu untuk merubah mind-set cara menangani pekerjaan. Bertujuan meningkatkan prestasi kinerja yang belakangan menurun, salah satunya dengan mendaur ulang susunan pekerjaan untuk mengerjakan yang termudah terlebih dahulu lalu yang lain menyusul selanjutnya. Koreksi kesalahan-kesalahan kamu terdahulu, tanyakan kepada atasan apa saja yang harus dibenahi. Lakukan dengan penuh kecintaan dan tetap berbaik sangka kepada siapapun.

Rajut komunikasi yang baik antara kamu dengan atasan. Kombinasikan penampilan menawan meliputi tutur kata yang sopan, raut wajah penuh senyuman, busana yang memikat, apa saja yang membuat kamu meninggalkan kebiasaan lama dan terlepas dari kemerosotan kinerja.

Prestasi yang didambakan tentunya bakal terealisasi jika kamu mau melakukannya dengan sungguh-sungguh dan yakin bahwa perubahan yang kamu kerjakan bakal berpengaruh pada diri kamu.

yaaa,,,intinya semua di dunia ini penting bagi kita,,jangan anggap remeh aja meskipun itu hanya kecil,suatu saat akan begitu berguna kehidupan kelakl, ,

secara jujur,,q lebih dekat ma sahabat daripada orang tua atau family yg laen,,tapi dengan syarat jangan jadi seorang yang durhaka aja,,pinter2 orang ja dah bisa membagi waktu,antara kewajiban ma hak


0 komentar to Peran Oran Tua dan Teman:

Posting Komentar